Full jigging di Prigi Trenggalek Jawa Timur

14193759_1238613886170195_1565869704_n

Kisah full jigging di Prigi Trenggalek Jawa Timur  bersama para angler : Jakarta, Surabaya, Yuwono Pati dan Kediri. Angler Jakarta Pakde Joko,  Surabaya: Ishak Mekoa, Aliwar Dhanu, Taufik hidayat. Kediri pak Karno. Dari Yuwono Pati mas Royan dan temannya yang naik motor dari Yuwono Pati ke Prigi ditempuh 9 jam. Dari Prigi Pak Trisno joyo sekalian jadi kapten kapal.

Turun bandara Juanda jam 18.30 langsung di jemput oleh rombongan Angler yang dari surabaya yaitu Taufik hidayat, bunda Taufik, Ishak Mekoa dan Muhammad Aliwar Dhanu. Langsung menuju kota Kediri menjemput rombongan yaitu pak Sukarno.

14218499_1238608006170783_1825699046_n

Dari kediri bablas langsung dan sampai hotel di Pantai sekitar jam 03.00 wib. Rombongan Angler yg dari Yuwono Pati yang dipimpin oleh Mas Royan sudah berkumpul di hotel Prigi. Kita loading barang dan beramah tamah sambil minum kopi.

Akhirnya jam 05.00 kita menuju perahu dan langsung ke titik spot. Sangat disayangkan karena cuaca tiba tiba hujan lebat dan angin. Sampai di spot jigging masih belum bisa memainkan perangkat masing masing. Setelah agak reda kita mencoba langsung jigging.

14218313_1238612089503708_690391122_n

14218396_1238607362837514_1508405737_n

Alhasil jig Indo Jig saya di sambar ikan. Ternyata ikan lemadang atau mahi mahi. Dan di susul oleh mas Taufik mendapat sambaran GT yang agak lumayan. Teknik cast jig juga dipakai oleh Angler dari Yuwono kab Pati.

Bertubi tubi sambaran om Ishak Mekoa tapi putus di leader nya begitu juga Muhamad Aliwar Dhanu memainkan teknik jiggingnya tapi belum membuahkan hasil. Mas Taufik Hidayat mencoba untuk teknik slowpict nya dan strike yang kedua.

14269410_1238612849503632_1739907994_n

14269511_1238608346170749_941329263_n

 

Dengan sendau gurau ala Angler dan menikmati hidangan makan siang di perahu akhirnya kita lanjutkan jigging lagi. Karena cuaca kurang bagus maka kapten mas Truno Joyo pindah spot lagi dari buritan kapal terdengar strike strike.... yahh mocel lagi kata om Ishak Mekoa.

 

Hari sudah semakin sore akhirnya kita putuskan kembali ke darat. Dan mandi istirahat dan kita kembali ke Surabaya dan diikuti oleh mas Royan yang beliau juga memproduksi spun dan metal jig yg terbuat dari stenlisteel.***Penulis : Pakde Joko

 

Comments

comments

Comments are closed.