Lomba Tahunan MBM: Membawa Berkah Bagi Banyak Orang

Santunan anak yatim piatuKECILL

Ketua MBM memberi Santunan anak yatim piatu

Lomba Tahunan MBM Ke IV Tahun 2016

Membawa Berkah Bagi Banyak Orang

 Mancing Bagan Mania (MBM) tanggal 28-29 Mei 2016 mengadakan Lomba Tahunan yang Ke IV di Kawasan Wisata Pantai Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) berdirinya komunitas mancing bagan bambu pada tahun 2013 yang lalu. Lomba tahunan kali ini benar-benar nyata membawa berkah bagi banyak orang, pasalnya bukan hanya kemeriahan lomba semata yang  namun diikuti tindakan mulia dengan  pemberian santunan kepada 70 anak yatim piatu dan lansia di sekitar pantai Tanjung Kait. Langkah ini patut diberikan ajungan jempol untuk MBM.

 

Pukul 12.00 WIB, dimulai lah pembukaan Lomba Tahunan ke IV, Anthon Wonder sebagai ketua pelaksana lomba tahunan dan HUT MBM ke IV, mengatakan “acara yang diikuti 130 tim masing masing  tim terdiri dari 4 orang pemancing, datang sebagai perwakilan berbagai Kordinator wilayah (korwil) se Tangerang , Jakarta, Depok, dan Bogor, dimaksudkan untuk sebagai ajang silaturahmi para anggota MBM dan simpatisannya” kata Anthon. Sedangkan menurut Efensi SH, Dewan Ketua MBM mengatakan “disamping sebagai ajang silaturahmi, lomba tahunan ini juga bertujuan meningkatkan pariwisata pantai Tanjung Kait, Memberikan santunan kepada anak yatim dan lansia, dan sebagai ajang ketrampilan dan pengalaman para pemancing bagan (anggota MBM) yang sudah diasah pada lomba-lomba bulanan” jelasnya. Hadir dalam sponsor lomba kali ini dari tim Sumber Mulia group yang mengusung brand merk Hammerhead dan Kamikaze.

mancing bagan ok

sebanyak kurang lebih 500 pemancing yang ikut serta

 

Untuk lomba tahunan ini , para peserta tidak diperkenankan untuk memilih bagan sendiri. Para pemilik bagan hanya memberikan nomor bagan yang akan dipakai sebagai lokasi lomba, bagan yang dipergunakan adalah bagan semi beting, beting full dan sebagaian di karang wala. Adapun bagan yang dipergunakan adalah, Bagan Bang Awi, Bagan Bang Awing, Bagan Ali Anton, Bagan Ali Gendut, Bagan Bang Ruslan, Bagan Bang Popay, Bagan Bang Beri, Bagan Bang Buang, Bagan Bang Madi, Bagan Bang Marsan, Bagan Bang Kosbul, Bagan Bang Nein, dan Bagan Bang Dayat .

Panitia lomba berfoto bersamaAAA

wajah panitia yang bekerja keras demi suksesnya lomba tahunan

 

Setelah acara foto bersama, kemudian para kordinator pemilik bagan mulai menyiapkan kapal/perahu untuk menyeberangkan para peserta menuju bagan yang sudah didapatkan saat pengundian bagan. Setelah selesai mengantar kemudian memberikan berita acara pengantaran peserta lomba kepada panitia lomba di darat.

Dewan Ketua MBM menyerahkan santunan untuk yatim piatu dan lansia kepada Bang Awi pemilik bagan dan RT di Tanjung KaitKECIL

Dewan Ketua MBM menyerahkan santunan untuk yatim piatu dan lansia kepada Bang Awi pemilik bagan dan RT di Tanjung Kait

 

Pukul 17.00 WIB lomba di mulai dengan memberikan pengumuman di group MBM, dan menyalakan kembang api di tengah laut. Panitia di darat tepatnya di lokasi warung bang Awi yang sudah di persiapkan sebagai pos panitia lomba, mulai menyiapkan Laptop / komputer serta modem, untuk memantau upload foto hasil pancingan peserta lomba, hanya beberapa menit setelah pengumuman dan penyalaan kembang api, satu persatu peserta lomba mulai mengirimkan foto hasil tangkapan, foto pertama ikan Talang-talang (queen fish) terpampang di wall foto group Mancing Bagan Mania (MBM), kemudian disusul foto Kuro, ikan Cendro (nail fish), atau yang sering disebut para pemancing MBM sebagai ikan Kacang Ijo. Kemudian ikan Sembilang (cat fish) dan sering disebut sebagai Sumiyati oleh para anggota MBM, Jenaha (jack snapper), Kakap Putih (baramundi), Pari (ray), dan kerapu (grouper).

Tim Barakoko sebagai juara umumKECIL

Tim Barakoko sebagai juara umum

 

Ada yang menarik dari pantauan hasil tangkapan para peserta lomba, masing masing peserta bisa melihat hasil tangkapan para peserta lain, mengkomentari dan menanyakan umpan serta tekhnik yang digunakan, ada sebagian yang memberikan informasi yang sejelasnya namun lebih banyak yang bergurau atau bercanda untuk mencairkan suasana yang cukup tegang, karena para juara akan mendapatkan uang tunai delapan juta rupiah untuk juara pertama. Sedangkan para pemilik bagan akan mengevaluasi hasil tangkapan masing masing bagan yang dimilikinya, ikan apa yang didapat akan menentukan gengsi pemilik bagan yang akhirnya akan meningkatkan sewa para pemancing. Evaluasi kenapa bagan salah seorang pemilik bisa mendapatkan ikan besar dan bagan yang laian tidak mendapatkan ikan besar. Sedangkan MBM sebagai komunitas juga menginformasikan kepada para pemancing dan masyarakat tentang potensi wisata olah raga memancing di Pantai Tanjung Kait Tangerang.

 

Panitia lomba juga memantau kondisi peserta, seperti yang terjadi pada pukul 19.00 WIB angin mulai turun meniup kencang dikawasan Tanjung Kait  sampai pukul 23.00 malam, segala informasi keselamatan pemancing dipantau dari group MBM, ada peserta yang mengalami kendala karena bagannya sudah mulai tersapu ombak dan tidak memungkinkan untuk terus digunakan, kemudian dengan kordinasi antara peserta, pemilik bagan, dan panitia, kemudian diputuskan untuk memindahkan peserta ke bagan yang  masih baik.

 

Sejak pagi dan malam hari, upload hasil pancingan semakin ramai, lebih dari 100 postingan hasil pancingan di kirimkan para peserta, sedangkan panitia bisa menilai ikan mana saja yang akan di timbang untuk melihat siapa yang akan mendapat juara terberat, harapan, dan jakpot spesies ikan. Ikan Talang –talang atau Queen Fish mendominasi ikan-ikan besar hasil tangkapan para peserta lomba, di susul  ikan Cendro, kemudian ikan Kuro.

Panitia memberhentikan lomba pada hari minggu pukul 11.00 WIB, dan menjemput para peserta yang memiliki ikan hasil tangkapan yang kemungkinan bisa menjadi pemenang lomba, sedangkan peserta yang tidak memiliki ikan yang akan ditimbang di jemput setelahnya, sampai pukul 14.00 saat pengumuman pemenang dan door price.

 

Juara utama : 1 . Tim Barakokok 1,bagan Ruslan , no peserta 33, ikan Talang - talang  7,44 kg 2 . Juara  kedua Tim Sepatan 2, bagan Ruslan , no peserta 62 , ikan Talang - talang  5,26 kg 3 . Juara ketiga Tim Cisoka 4, bagan Babeh Marsan , no peserta 97, ikan Talang - talang 5,02 kg juara.

 

Juara Harapan 1 . Tim K - boom 2, bagan Bang  Nein, no peserta 54, 2 ekor ikan cendro , total berat  3,88 kg 2. Juara Harapan 2. Tim Goceng pass 1, bagan Bang Buang, no peserta 132, 1 ekor ikan Kue Rambe, total berat  3,00 kg 3. Juara Harapan 3. Tim Hantu laut Kelapa Dua, bagan Bang Kosbul, no peserta 129, 2 ekor ikan cendro, total berat  2,72 kg.

 

Jackpot  spesies  Ikan pari berat  3,82 kg, Tim MBM Jakarta Raya 1, bagan Bang Madi, no peserta 70. Jackpot  spesies Ikan sembilang berat  2,30 kg. Tim K - boom 1, bagan Bang Kosbul , no Peserta 71. Jackpot  spesies Ikan okek / kakap batu berat 1,76 kg, Tim Kosambi 3, bagan Ali Gendut ,no peserta 18, Jackpot spesies Ikan jenaha berat 1,64 kg, Tim Cikupa 1, bagan Ali Anton, no peserta 43.

 

Lomba yang  begitu meriah, walaupun sempat cuaca buruk menerjang, angin datang tanpa diundang, hujan turun saat pengumuman juara ikan terberat, namun semangat para juara tidak bisa dibendung, ikan Talang talang atau Queen Fish akhirnya menjadi Ratu (pemenang) para juara Lomba Tahunan Mancing Bagan Mania ke IV.***BM/Irwan Riduan SP

Comments

comments

Comments are closed.