Go Fishing @ Sungai Buntu Karawang

Rig disekitar Sungai Buntu - Copy

Sungai Buntu adalah sebuah nama desa nelayan ditepi anak sungai Citarum, Karawang. Muara Sungai Buntu bagi warganya merupakan pintu untuk keluar masuk kapal-kapal mencari ikan di laut Jawa. Nah setelah sekian lama tidak mancing ke spot sungai Buntu maka Nur Alamsyah dan mas Pri mengajak Berita Mancing untuk menikmati mancing ke rig pertamina dari sungai Buntu.

Wak haji Nur Alamsyah dan Marcus - Copy

Sebenarnya memang daerah tersebut tidak diperbolehkan untuk memancing di sekitar rig namun memang tidak ada pilihan lain. Malam itu kami memancing di sekitar rig untuk mengadu nasib memancing ikan-ikan penunggu rig. Malam itu kami menemukan ratusan burung sedang terbang mengitari rig dan menyambar ikan-ikan kecil. Di sana sini terdapat tenggakan ikan. Melihat hal itu saya dan Mas Pri mulai mengeluarkan jig glow in dark dan mulai casting. Sementara wak haji Nur Alamsyah memilih untuk popping. Begitu tenggakan ikan kami langsung memborbrdir spot rig dengan kemampuan kami. Kami terus menggedor cast jig dan popping hampir dua jam namun tidak satu ikan pun yang menyentuh umpan kami.

Melihat hal ini kapten Adi mengajak pindah lantaran lokasi. Saat pindah kapal itu kami mencoba trolling. Tiba-tiba joran kami tersambar ikan dan kamipun mulai fighting untuk memenangkan pertarungan. Ikan terus menerus menarik umpan dan kami harus fight dan ikan tidak kami angkat karena keburu kabur ke dalam pipa dan melepaskan diri.

Waktu sudah menunjukan pukul 5 pagi namun tidak seekor ikan pun yang kami peroleh secara tehnik cast jig maupun popping. Lalu kami memutuskan untuk mancing dasar menjauh dari rig. Spot kedua ini merupakan spot prembesan (gelembung) air yang kami duga dari pipa dasar laut yang sedikit bocor. Di lokasi itu ada satu kapal teman kapten Adi yang banyak mendapat ikan kakap merah dan ikan talang-talang. Kamipun ikut nimbrung di loksi tersebut dan juga memancing ikan dasar. Di spot ini kami merasakan dasar seperti ikan jenaha, ikan kuniran, kerong-kerong dan kerapu.

Ikan terbesar yang kami dapat di rig - Copy

Menjelang matahari terbit ikan-ikan dasar banyak memakan umpan kami.Kapten Adhi mengajak kami memancing di rig kembali. Kapal pun kembali rig yang kebetuln di dekat rig terdapat kapal tanker yang sedang parkir dekat rig. Kami mendekati rig dan mulai memancing. Setelah labuh jangkar kami pun mulai melempr umpan di antara pipa pipa rig. Kegembiraan seketika menyelimuti kami, lantaran di lokasi itu kami terus menerus menarik ikan yan rata-rata ukurannya satu sampai dua kilo gram. “Lumayan narik terus,” kata Mas Pri riang lantaran menarik ikan kuwe.

Banyaknya ikan yang kami dapat ternyata mendapat perhatian para pegawai rig menonton kami memancing. Beberapa pekerja pengeboran minyak itu sepertinya mendapat hiburan dengan kehadiran kami yang tiada henti menarik ikan. Setelah satu jam kami panen ikan tiba-tiba dari atas rig ada peringatan kepada kami. “Bapak-bapak nelayan yang sedang memancing, kami harap segera pergi menjauh dari rig karena sangat berbahaya.” Suara toa dari atas rig memperingatkan kami agar kami pindah. Tanpa membantah kamipun pergi meninggalkan rig padahal ikan lagi makani.

Kami kembali ke spot prembesan dari pipa yang dasar laut yang jaraknya sekitar 1 km dari rig. Di spot prembesan kali ini tidaklah terlalu banyak ikan dan kami pun tetap enjoy. Pukul 11 kami harus menyudahi acara mancing kali ini dan kembali ke muara sungai buntu. Kami tahu bahwa spot laut di sekitar sungai Buntu kami tidak mengharap ikan-ikan besar yang ada, karena memang kondisi dasar laut lumpur dan sedikit pasir.

Kondisi dasar lumpur jelas tidak adanya rumah ikan atau persinggahan ikan besar. Berbeda dengan dasar laut yang ada karangnya yang menjadi persembunyian dan kembang biak ikan. Hadirnya rig-rig di sekitar Karawang antara daerah Sungai Buntu dan Pakis, Karawang dimana di setiap rig ada banyak pipa. Banyak pipa-pipa minyak ini terjadi banyak teritip yang menempel sehinga ikan-ikan kecil hidup sekitar pipa. Para nelayan tidak ada pilihan lain dalam mencari ikan ditempat sekitar rig yang aktif maupun yang sudah mati. Ikan-ikan yang banyak ditangkap para nelayan adalah ikan-ikan kecil yang banyak hidup di sekitar rig.

 

Comments

comments

Comments are closed.