Produsen Umpan Kang Ito Memberi Berkah Banyak Orang

Sumaryono dengan angelProdusen umpan Kang Ito pada akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Setiap bulan produsen umpan Kang ito memproduksi umpan hingga 6 ton. Meningkatnya produksi umpan Kang Ito ini membawa berkah tersendiri bagi orang banyak. Di masa masa ekonomi yang sulit sekarang ini, namun justru kehadiran umpan Kang Ito memberi penghasilan bagi banyak orang.

 

Banyak orang yang menggantung hidup di umpan Kang ito. Ada 7 orang yang bekerja di work shopnya bekerja packing. Belum lagi ibu-ibu yang berada di sekitar workshop bekerja memasukan umpan. Kemuduian ada yang mengurus ekpedisi, mengurus marketing, ada sales. Rangkaian distribusi sampai di toko atau lapak ternyata dirasakan dan dinikmati banyak oranng.

foto 2

Pak Sumaryono mengawasi produksi Kang Ito

“Ini adalah berkah dari mancing. Dulu yang mancing dianggap hobi yang tidak menguntungkan ternyata dari satu hobi mancing ini membawa berkah bagi banyak orang,” kata Sumaryono yang akrab dipanggil Kang Ito.

 

Umpan Djempol sebagai umpan bubuk untuk kolam pemancingan, mulai produksi sejak bulan Maret 2006 nama Djempol. “Di pilihnya jenis bubuk karena umpan yang siap pakai namun terkendala dengan bahan baku dan tidak bisa awet lama sehingga mengganggu distribusi ke seluruh wilayah Indonesia. dari sinilah muncul kreatifitas saya untuk membuat umpan bubuk. Dan alhamdullilah umpan ini banyak digemari pemancing,” cerita Kang Ito.

foto 3

Pak Sumaryono dan karyawannya

 
Kini Pak Sumaryono menjadi orang yang sukses menjadi pengusaha umpan Kang Ito, meski demikian ia semakin menekuni dan semakin serius mengembangkan usahanya. Putrinya Angel yang masih masa kuliah membantu Sang Ayah untuk mengembangkan usaha Produsen Kang Ito. Dan Putrinya mengikuti jejak Ayahnya dan membuat umpan pelangi. “Kang ito itu kini menjadi sebuah perusahaan yang memproduksi umpan Djempol dan Umpan Pelangi. Dan Umpan Pelangi berbeda dengan Djempol, dimana untuk Umpan Pelangi di kelola oleh Angel terpisah dari Djempol,” kata Kang Ito.

 
Selain kerja keras dan keseriusan mengembangkan untuk mencapai kesuksesan, Pak Sumaryono juga berbagi ilmu mengenai kiat-kiat menjalankan uhasa hingga meraih kesuksesan.

foto 4

Umpan Kang Ito memberi banyak berkah

“Tip pertama adalah think deference, berpikir beda dengan pasar. Untuk itu saya membuat produksi umpan bubuk dengan kemasan yang rapi dan bagus sehingga mejadi khas tersendiri. Sebagai contoh kemasan kami sama dengan kemasan kopi sehingga pemancing mudah mengingat umpan Kang ito yang mirip kopi. Kedua, pemasaran yang berbeda dengan dimana kami terus memberi umpan kepada pemancing secara langsung secara gratis. Saya tahu bahwa pemancing yang memakai umpan Djempol pasti akanada yang merasakan bagaimana memakai umpan Djempol. Nah dari jika pemancing merasa enak memakai umpan Djempol maka ia akan mencari ke toko yang menjualnya. Pemikiran ini tidak banyak terpikirkan oleh produsen umpan yang lain,” kata Sumaryono membuka kunci kesuksesannya.

foto 5

satu rumah penuh

“Selain itu kami harus menciptakan yang pertama menjadi trend setter. Kami Djempol menciptakan lomba mancing antar group. Lomba antar grop/komunitas mancing ini kemudian terus berkembang menjadi sebuah trand setter lomba yang nge-trend untuk menjalin persaudaraan antar komunitas. Trend setter pertama lagi adalah lomba mancing Online seluruh Indonesia yang dilaksakan umpan Pelangi menjadi trend setter,” kata Sumaryono.

foto 6

produksi meningkat

Usaha kerja keras dan kreatifitas inilah yang membuat produsen umpan Kang Ito menjadi sebuah umpan besar yang menyebar ke seluruh Indonesia dan membawa berkah bagi banyak orang.***

Comments

comments

Comments are closed.