Explorasi WJWFA di Spot Mancing Hampala Jawa Barat

kami harus berjalan kaki 12 km menuju spot alam nan indah

kami harus berjalan kaki 12 km menuju spot alam nan indah

Para angler, pancinger, pemancing, Mancing Mania dan Sahabat Mancing ku.. kali ini media pancing Berita Mancing akan mengemukan cerita  Spot Mancing Hampala Jawa Barat.

Mendengar informasi dari salah satu kerabat ketua harian WJWFA, Andri Pritajaya ,yang akrab disapa Kang AP,maka dibentuklah team survey yang bertugas untuk mensurvey dan mencoba spot yag terbilang perawan. Nah petulangan ini kami mulai.

berangkat

berangkat

Lokasinya terletak jauh di pedalaman Majalengka. setelah melakukan persiapan singkat, maka tanggal 31 mei 2015, tepat pukul 23:00 berangkatlah team survey WJWFA. Jreng pada pukul 02:00 dini hari tibalah team survey di titik transit di Kadipaten kediaman ayahanda Kang AP. Setelah beristirahat sejenak,pukul 04:00 berangkatlah team survey WJWFA menuju spot yang di maksud.perjalanan terbilang ekstrem ,jalan yang berbatu, tanjakan yang tajam dan curam, jurang dalam di tepi jalan. Jelas hal in, semakin membuat kami penasaran.

Sampai lokasi kami bersyukur, betapa hebatnya alam ciptaan Tuhan Sang Pencipta. Nampak sekilas spot yang kami tuju membuat hati berdebar,membayangkan apa yang akan kami temukan didalamnya. Setelah 2 jam berkendara di jalan yang terjal,kami sambung perjalanan dengan berjalan kaki,menuruni bukit.

menembus sungai rimba

menembus sungai rimba

Jalan setapak yang curam,namun tidak menyurutkan semangat kami,akhirnya tibalah kami di spot pertama, penduduk lokal menyebut spot tersebut dengan nama "leuwi larangan" dikatakan demikian konon hanya Raja dan Pemimpin daerah Majalengka yang boleh mengambil ikan di sungai tersebut.

Setelah menyiapkan peranti memancing,team survey pun segera melemparkan lure andalan masing-masing. Tak berapa lama Jefry berteriak"strike", nampak Jefry terkejut dengan letupan di atas air yg menyambar umpannya. Akhirnya seekor hampala ukuran sedang berhasil dinaikan oleh Jefry,nampak jelas kebahagiaan di wajah Jefry,ternyata itu merupakan hampala pertama buat Jefry dan release.

Melihat hasil yg diperoleh oleh Jefry anggota team survey yang lain semakin bersemangat melempar lure mereka ke setiap titik potensial, tak berapa lama giliran Kang AP yang berteriak, “STRIKE…!, Kembali i seekor hampala berukuran cukup besar berhasil di naikan.

casting di spot  rimba

casting di spot sungai rimba

Melihat itu Amry salah satu member WJWFA melemparkan lure andalannya ke arah titik dimana Kang AP strike, dan ternyata lagi hampala berukuran sedang berhasil landed.disimpulkan hari itu seluruh team survey WJWFA pesta strike,sungguh Leuwi Larangan adalah spot perawan yang belum tersentuh.

ap bergembira mendapat hampala - Copy

Andri Pritajaya Bergaya sebelum merilis hampala

pesta strike hampala

pesta strike hampala

Akhirnya setelah hari menjelang sore kami putuskan untuk berkemas Dan kembali pulang sebelum hari beranjak gelap,mengingat Medan yang harus ditempuh Dalam perjalanan pulang.dengan penuh rasa syukur dan takjub kami berjanji untuk senantiasa menjaga keindahan Dan kelestarian alam agar kelak kami, member WJWFA Dan Anak Cucu kami dapat kembali lagi ke Leuwi Larangan Dan merasakan sensasi hampala Jawa Barat yang hampir punah.
Sungguh petualangan eksplorasi luar biasa karena setelah dilihat data jalan kaki kami di smartphone mencapai total 12 km dan dapat menemukan spot mancing dengan panorama yang sangat indah dan potensi hampala yang menajubkan. INDAHNYA INDONESIAKU. ***

Comments

comments

Comments are closed.