Tour De Java : Amazing Time With Cirebon Angler

olahraga pagi

olahraga pagi

Halo pemancing indonesia, sahabat mancing dan kawan mancing mania, pada saat saya berikan kabar spot  mancing di media pancing ini, bagaimana kisah yang luar biasa, amazing time  selama 2 jam bersama Cirebon angler.

Pada stage Final di hari minggu 1 November 2015, tepatnya hari kedua turnamen Tour De Java saya ditawari oleh Zaky Zaman untuk bisa memancing bersama Cirebon Angler. Zaky tidak bisa ikutan lantaran dia mau mengantar adiknya jalan-jalan di Pulau Harapan. Tanpa banyak pikir saya langsung mengiyakan tawaran ini. Pada malam harinya saya pun menghubung kawan tim Cirebon Angler yaitu Imam Sulaiman dan Ary Ponco untuk menanyakan keberangkatan mereka. Setelah janjian pertemuaan di dermaga jam 3 pagi.

double terus menerus

double strike terus menerus

Jam 3 pagi saya sudah stand by bersama kawan Cirebon Angler menunggu makanan dan minuman yang disediakan oleh panitia. Kurang lebih pukul 3.30 makanan dan minuman datang lalu kamipun berangkat menuju spot pulau Pabelokan. Pulau Pabelokan adalah pulau yang menjadi tempat untuk mengolah minyak . Di sekitar pulau terumbu karangnya masih sangat terjaga dan banyak ikan-ikan kecil. Pulau Pabelokan bisa ditempuh selama 2 jam dari Pulau Harapan dengan kecepatan antara 12 knot – 15 knot.

Imam Sulaiman dan Ary Ponco happy

Imam Sulaiman dan Ary Ponco happy

Jam 06.30 kami sudah sampai di sana sudah disambut oleh frenzy di sana sini. Saya terpana melihat banyak ikan-ikan besar berpesta memakan ikan-ikan kecil di depan dermaga pulau Pabelokan. Imam sudah tidak tak sabar lalu ia pun mulai popping. Saya terbelalak lemparan pertama imam langsung strike. One cast one strike. Dengan pe 2 ia mengajar ikan di bawah dengan cepat namun sangat hati-hati agar tidak mocel. Seekor kuwe lilin berhasil Imam Sulaiman. Baru landed tiba-tiba Ary ponco menjerit girang lantaran poppernya diembat kuwe. Ary Ponco pun melayani perlawan seekor kuwe lilin yang bobotnya sekitar 5 kg.Seperti Imam, Ary juga penggemar mancing dengan kenur PE kecil dan tackle kecil. Katanya lebih asik dan lebih berasa mancing dengan light tackle.

Ary sampai kehabisan gaya sampai ia bergaya tiduran

Ary sampai kehabisan gaya sampai ia bergaya tiduran

Belum usai Ary berhasil landedkan ikan kuwe, popper milik Imam kembali di sambar dan reel pun melengking dengan rod melengkung. Strike bertubi-tubi antara Iman dan Ary, sungguh luar biasa, amazing mancing bersama Cirebon Angler. Saking banyaknya strike maka kami sudah tidak ingat lagi berapa kali kami menaikan ikan. Lalu saya suruh abk untuk menghitung berapa ikan yang kami dapat, ternyata kami mendapat 15 ekor kuwe lilin dengan bobot berkisar antara 4 – 6 kg.

satu popper di strike dua ikan

satu popper di strike dua ikan

bolak balik strike

bolak balik strike

Kami harus menyudahi acara mancing hanya sampai pukul 08.00 saja karena kami harus sampaidi dermaga Pulau Harapan jam 10 pagi. Saat kami pergi, di dekat dermaga pulau masih banyak frenzy namun kami abaikan dan kami harus kembali mengikuti acara pengumuman penyerahan juara umum Tour De Java. Tim Cirebon Angler bersyukur karena tiba di dermaga Pulau Harapan sambil menyaksikan penyerahan hadiah. Ikan dari Cirebon Angler membuat semua peserta terbelalak lantaran kami banyak mendapat ikan. Hal ini menunjukan bahwa mancing di pulau Seribu masih sangat menjanjikan.***

Comments

comments

Comments are closed.