Penutupan Turnamen KoPeR 2015

Foto Bersama sesaat setelah acara.

Komunitas Pemancing Riau (KoPeR) sebagai komunitas yang terbesar di Riau baru saja menggelar acara penutupan turnamen tahunan. Acara penutupan ini dilaksanakan pada Sabtu (13/06/2015) malam yang bertempat di Community Cafe Garden, Pekanbaru. Para angler dari berbagai wilayah di Riau hadir untuk memeriahkan acara ini yang sekaligus dikemas sebagai acara silaturahmi menyambut kedatangan bulan Ramadhan 1436 H. Dalam acara inilah diserahkan hadiah untuk para pemenang Turnamen KoPeR 2015.
Turnamen tersebut dilaksanakan selama tiga bulan penuh mulai dari 5 Februari s.d. 5 Mei 2015 yang lalu. Turnamen ini adalah yang ketiga kalinya diadakan oleh KoPeR. Turnamen yang pertama diadakan pada tahun 2012, kemudian yang kedua diselenggarakan tahun 2014 . Ada keunikan tersendiri dalam turnamen ini, karena memanfaatkan media sosial facebook sebagai media tempat pendaftaran ikan hasil pancing.
Setiap peserta yang telah mendaftar diberikan meteran khusus untuk pengukuran ikan. Karena ikan hasil pancing yang dinilai adalah ukuran panjangnya dan bukan beratnya. Kemudian peserta boleh mengirimkan hasilnya berupa foto ikan dan video saat fight sampai landed atau video landed sampai release. Foto dan video ini dikirim ke group facebook KoPeR sebagai media interaksinya. Dan dewan juri akan melakukan penilaian sah atau tidaknya.
Untuk Turnamen KoPeR 2015, diperlombakan sebanyak empat kategori dan satu kategori khusus sponsor. Keempat kategori tersebut adalah kategori Ikan Toman (Channa micropeltes), kategori Ikan Gabus (Channa striata), kategori Ikan Hampala (Hampala macrolepidota) dan kategori Ikan Dasaran. Sedangkan kategori khusus sponsor berupa Mimix Photo Contest penilaiannya langsung oleh Mimix Lures untuk tiga foto terbaik.
Penentuan pemenang pada tiap kategori (khususnya kategori toman, gabus dan hampala) adalah ikan terpanjang pertama sampai ketiga. Dan setiap peserta hanya berhak untuk menang pada satu kategori saja. Untuk mendapatkan tiket juara maka tiap peserta diharuskan minimal mengunggah tiga foto dan atau video ikan. Jika tidak memenuhi syarat yang ditentukan maka peserta tidak berhak memenangkannya.
Untuk kategori Ikan Dasaran, peserta dibebaskan memancing ikan apa saja dengan teknik dasaran dan mengunggah fotonya bersama ikan hasil pancingannya. Syarat lainnya pada foto yang diunggah adalah mata kail masih melekat di mulut ikan, kelihatan spot dan kelihatan anglernya. Yang dinilai di sini adalah foto terbaik dan terunik. Sedangkan untuk Mimix Photo Contest, kriteria penilaian fotonya langsung dari pihak Mimix Lures.
Kategori Ikan Toman secara berturut-turut mulai pemenang pertama sampai ketiga adalah Aan Supriyadi, Ogen Nialfa dan Tedy. Untuk pemenang pertama, ikan toman yang didapat oleh Aan Supriyadi memiliki panjang 86 cm. Ikan ini dipancingnya di danau PLTA Koto Panjang. Untuk spot memancing dalam turnamen ini dibebaskan di mana saja asal dalam wilayah Provinsi Riau. Namun tidak dibenarkan memancing di kolam peternakan dan keramba.
Kategori Ikan Gabus untuk pemenang pertama sampai ketiga adalah Anwar Fuudin, Zizuo Anton dan Timan. Ikan gabus yang didapat pemenang pertama memiliki ukuran panjang 62 cm, yang dipancingnya secara kasting di perairan Tapung, Riau. Dalam turnamen ini, untuk kategori Ikan Toman, Gabus dan Hampala, diharuskan menggunakan teknik kasting dengan umpan artificial lures berupa froggy, spinner, jump frog, stick bait dan spoon.
Kategori Ikan Hampala atau sebarau dimenangkan berturut-turut mulai pemenang pertama sampai ketiga oleh Arvianneri, Joko Wahyudi dan James Lody. Sedangkan untuk kategori Ikan Dasaran dimenangkan oleh Rudy Hariansyah, Muhammad Mad dan Beny Gunarso. Untuk kategori sponsor berupa Mimix Photo Contest, dipilih tiga foto terbaik yang dimenangkan oleh Haris Donal, Rian Mac dan Yance Hami.
Dalam acara ini para undangan yang beruntung juga dapat membawa pulang hadiah lucky draw. Ada sebanyak 18 macam hadiah lucky draw yang diundi pada malam itu. Selain itu para undangan yang hadir juga dapat menikmati ikan yang langsung dibakar pada saat acara. Ikan-ikan itu adalah hasil pancingan para peserta yang dibawa untuk dibakar dan dinikmati bersama. Pada akhir acara dilaksanakan salam-salaman saling memaafkan sehubungan dengan memasuki bulan Ramadhan 1436 H.
Penulis,
Hasrijal Farmaduansa

Comments

comments

Comments are closed.