Berburu Monster Karang Kota 1001 Goa

image

Rachmad Wahjoe

Pançinger sejati kali kami akan ceritakan pengalaman Mancing Mania om Rachmad Wahjoe dimana dia memberikan Kabar Mancing saat ngetrip di  Pacitan

Kota Pacitan atau yang berjuluk kota 1001 gua mempunyai kekayaan alam yang melimpah.
Mulai dari tebing dan pantai nan eksotis hingga kekayaan laut yang luar biasa.
Rasa penasaran saya terhadap kekayaan laut itulah yang membuat saya dan om Duto Sri Cahyono ingin mengeksplorasi nya.

image

Pak Duto

Setelah beberapa kali berkomunikasi dengan kapten kapal atau yang sering para Pemancing menyebut nya dengan sebutan tekong hari itu kita mendapat kabar bahwa cuaca sudah mulai kondusif dan angin barat sudah mereda.
Tanpa pikir panjang akhirnya kami pun berangkat kesana.
Peralatan Pancing yang kami siap kan pun hanya perlengkapan mancing dengan tehnik casting dan jigging piranti kelas ringan.

image

Pada trip pertama, kami hanya bermain dengan target casting ikan Tenggiri, Tongkol dan Tuna.
Karena pada saat berangkat kita disuguhi pemandangan yang luar biasa, ribuan ikan dengan jenis bermacam boiling mengelilingi kami.
Trip kami terbilang sukses, puluhan ikan target berhasil landed dengan memakai tehnik Casting menggunakan umpan Spoon.

image

Karena masih penasaran akhirnya kita ingin mencoba lebih mengeksplorasi spot yang jarang di jadikan target pemancing dan nelayan.   Setelah selesai trip hari itu om Duto Sri Cahyono yang juga pehobi burung kicau ini langsung meminta untuk secepatnya dibuatkan jadwal agar kita bisa eksplor dengan target monster penghuni laut Pacitan.

Dengan berbekal pengalaman pada trip pertama itulah akhirnya kita meriset umpan sesuai dengan kondisi laut disana, mulai dari Spoon yang paling efektif untuk mengejar ikan boiling hingga terciptakan umpan jigging karya om Duto Sri Cahyono yang kita namakan Timah kucir.
Eksplorasi dengan berbekal lure karya kita sendiri itulah yang lebih membuat kita semakin terpacu untuk mengujinya.

image

Meskipun harus rela berjibaku melawan ombak laut selatan yang saat itu sudah mulai berhembus angin Timuran, namun karena menurut pak kapten kapal yang bernama mas Tukul masih merekomendasikan aman untuk berangkat memancing kita lanjutkan perburuan itu.

Berbagai tehnik kami coba, mulai dari jigging dan casting.
Dan akhirnya perburuan kami membuahkan hasil.
Beberapa monster penunggu karang berhasil landed, meskipun hanya dengan piranti kelas ringan.
Ikan jenis Giant Travely dengan size berkisar antara 10kg - 39kg berhasil landed dengan sempurna.

Rasa bangga dan bahagia bercampur menjadi satu, teriakan histeris saat pertarungan demi pertarungan terjadi dengan monster laut Pacitan.
Suka cita yang mendalam,larut dalam haru biru sebiru lautan yang luas membentang.

image

Siapapun pasti akan terpana melihat karya yang Maha Esa disana.
Siapapun tidak akan pernah lupa pesona alam dan tarikan monster penunggu karang nya.
Termasuk saya, om Duto Sri Cahyono, mbah John "Rahmat Giling"  dan Sarju yang telah menjadi "korban" sensasi tarikan predator penunggu karang di kota 1001 gua.

Silahkan mencoba dan anda akan baru percaya, inilah Indonesia yang kekayaan laut nya tiada tara.
Salam Keep Brotherhood dan Salam Strike.
Penulis : Rachmad Wahjoe.

Comments

comments

Comments are closed.