Panen GT Mama di Perairan Pulau Komodo

tonyPancinger sejati…, sahabat mancing Berita Mancing akan memberikan kabar mancing untuk anda mengenai pengalaman kami mancing di Labuan bajo dan kami mengambil sekitar pulau Komodo dan Pulau Rinca, jauh di luar batas daerah konservasi
Saat itu kami mancing bersama tim Cardinal dan tim Mancing Mania Trans 7. Kali ini kami akan ceritakan bagaimana tim pendahulu atau tim survey dari tim Cardinal untuk mencari hot spot potensial untuk yang akan diberikan oleh tim inti, justru kami banyak mendapat ikan-ikan gt mama di Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.

Om agus
Siang sekitar jam 13.00 waktu setempat, pesawat kami tiba di bandara Labuhanbajo. Kemudian kami mendapat jemputan dari karyawan Hotel Prima tempat kami menginap dan sebagai base camp untuk memancing di sekitar Labuan bajo dan komodo. Labuan Bajo adalah sebuah pelabuhan kecil yang cantik di ujung paling barat pulau Flores dan merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) dan keajaiban pulau Flores lainnya. Saat matahari terbenam, Labuan Bajo menawarkan pemandangan spektakuler ketika pulau-pulau kecil yang menghadap ke siluet pelabuhan secara dramatis menciptakan efek yang ajaib. Hem daerah yang sangat luar biasa. Di hari pertama itu kami dari memang tidak datang melainkan hanya menikmati keindahan pantai dan cakrawala Labuan Bajo.

Pagi menjelang, usai sarapan pagi di hotel saya memilih untuk berenang di kolam renang hotel Prima. Baru sekitar pukul 7 pagi, Adam salah satu fishing operator yang juga dive operator mendatangi kami dan berbincang dengan mas Bayu Noer. “Kapal dari Balli semalam sudah datang. Jadi hari kita bisa survey lokasi untuk tim Pak Tony Cardinal yang datang lusa,” kata Adam kepada Pak Bayu Noer. “Oke kita mancing sekarang,” kata Bayu Noer.

bayu strike
Setelah sepakat memancing, Pak Adam dan Toha mempersiapkan kapal untuk memancing. Sedangkan Saya, Bayu Noer, Tony Mercury, dan Agus mempersiapkan piranti memancingnya, sementara itu Miki cameramen Trans 7 juga mulai mengambil gambar munculnya matahari dari ufuk timur.

Setelah semua oke, kami semua naik kapal long boat mahi-mahi. Kapal melaju dengan kecepatan 30 knot membelah lautan dan menyelusuri gugusan pulau Flores. Mata kami semua disuguhi indahnya pulau Flores dan kami seolah-olah berada dalam taman jurrasic park.
Satu jam kemudian, Pak Agus memerintahkan Kapten Toha agar memelankan boatnya. Pak Agus segera memeriksa GPS yang dibawanya dan memeriksa fishfinder di kapal. Dari monitor fisfinder, kami bisa melihat struktur karang yang bagus dengan banyak ikan. “Stop ! kita mancing di sini,” kata Agus mengajak kami semua memancing.

Tanpa basa basi, Pak Tony, Agus, Bayu Noer dan Adam segera menurunkan jignya. Mereka semua memancing secara jigging. Umpan jig yang pertama disambar ikan adaah milik Pak Tony Mercury, “Strike…!” teriak Tony girang. Ia segera menarik ikan tanpa ampun, namun ikan tidak mau menyerah begitu saja. Sepuluh menit kemudian Pak Tony Nampak kegirangan lantaran berhasil mendapat ikan giant trevally (gt) cukup besar. “Jiahhh hahahaha…. Mancing Mania Mantaaap,” kata saat Miki, cameramen Trans 7 merekam dirinya.
Hemmm memang benar-benar mantap perolehan pertama tim survey ini. Perolehan strike selanjutnya terjadi pada Agus. Ia Nampak kegirangan tatkaa strike.., “woiii… mantap mas bro… ya mancing mania mantaaaap,” kata kegirangan setelah mendapatkan gt mama.
Parade strike kembali terjadi pada Adam, pancinger bule yang menjadi operator mancing kali ini Nampak tersenyum riang tatkala umpan di sambar ikan. Ia tak banyak bicara dan hanya tersenyum tatkala fight. “mancing mania mantaap,” kata Adam dengan logat bule kental, saat memamerkan hasil pancinganya ke pada Miki.

Strike selanjutnya adalah Bayu Noer. Host Mancing Mania Trans 7 ini terlihat sangat piawai dalam memainkan jignya. Pengalamannya yang sangat mumpuni dalam memancing, sehingga ia begitu mudah menaklukan ikan gt mama. Yaaah… acara survey makin seru ketika pak Toha kapten kapal merasakan gt mama daro Labuan bajo.

adam
Terakhir yang belum kebagian tarikan adalah saya. Namun jujur saja sebenarnya saya lebih senang membuat foto-foto mereka saat memancing dari ada saya harus memancing. Ya sudahlah, saya segera melakukan jigging dan tak lama kemudian umpan saya disambar ikan. “Jiaaahhhh akhirnya dapat juga.. hahaha..,” kata saya sambil tertawa. Lalu saya fight dengan cepat dan akhirnya ikan berhasil naik namun semua tertawa terbahak-bahak tatkala ikan yang kami dapat adalah ikan tarpoon alias bulan-bulan. “Lumayan… mantaaap,” kata saya gembira. Miki segera mengabadikan keberhasilan ikan yang saya dapat namun ketika ikan saya angkat berontak dan akhirnya berhasil terlepas. “Rilis otomatis wkwkwkw,” kata saya disambut gelak ketawa semua yang diatas kapal. Rupanya ikan selanjutnya adalah peristiwa yang penuh gelak tawa, pasalnya jig seberat 300 gr ternyata disambar ikan buntal.
Secara garis besar sebagai tim pendahulu dari tim Cardinal, pencarian spot spot di labuhan bajo tergolong sangat sukses. Ada banyak gt mama yang berhasil kita dapatkan. BERITA MANCING Mantaaap.***mrk

Comments

comments

Comments are closed.