Terserang ikan golden trevally.

Pak Dudit dengan kuwe panjo. Foto : Marcus W Nugroho

Yuup ternyata target ikan kuwe mulai muncul. Ikan kuwe kali ini oleh nelayan Binuangeun dinamakan kuwe panjo. Kalo di daerah lain menyebutnya kuwe lilin. Kuwe panjo atau golden trevally memiliki nama latin Gnothanadon spesiosus masuk dalam keluarga Trevally alias ikan kuwe.

Ikan golden trevally hidup di dekat karang terutama di tubiran karang. Ikan ini hidup dalam kelompok kecil maupun besar dalam mencari makan. Mereka akan berjalan keliling secara schooling dari satu karang ke karang lain untuk mencari makan. Mereka akan berhenti atau menetap untuk sementara di satu lokasi sepanjang makanan yang disukai masih tersedia. Bentuk ikan ada warna kekuning-kuningan dari bagian rahang bawah terus ke perut sampai bagian sirip bawah. Dibagian atas juga terdapat bintik kuning keemasan.

Ikan golden trevally tidak bisa besar seperti saudaranya ikan giant trevally. Ukuran terbesar pada ikan ini hanya mencapai berat sekitar 15 kg. Jadi anda bisa bayangkan jika saat trip ini kamimendapat ikan rata-rata di atas 5 – 8 kg sudah merupakan lumayan besar dari spesies golden trevally.

Lantaran ikan golden trevally hidup di karang, maka dia juga hidup bersama ikan-ikan karang lainnya seperti jenis kakap (snapper), emperor fish bahkan ikan baronang (rabbit fish) serta ikan karang lainnya. Tak heran bila kita mancing ikan ini sering kali kita mendapat ikan-ikan karang lainnya. Dalam trip ini kami juga banyak mendapat red snapper, lip emperor dan rainbow runner.

baca Fans Pages : www.facebook.com/tabloidberitamancing

Comments

comments

Comments are closed.