Ikan Betok Melekat Di hati Pancinger

 BERITAMANCING.BLOGSPOT.COM Pancinger Indonesia pasti mengenal ikan betok atau betik. Ikan ini hampir ditemukan di semua tempat seperti di sungai, kanal, rawa, danau mapun setu. Lantaran ikan ada dimana-mana maka banyak pancinger yang mengenali ikan ini. Bahkan para pancinger sudah mengenalnya sejak kecil maka jangan heran bila ikan melekat dihati pancinger.
Lantaran ikan ini terkenal dan banyak dijumpai di wilayah Indonesia maka ikan ini memiliki banyak nama seperti Betok, Betik, Bato, Harfan, Papuyu, Puyo-puyo, Getah-geteh, Oseng, Kusa, Kusang, Hosing dan masih banyak lagi nama lokalnya. Nama inggrisnya sih keren yaitu Climbing Gourami. Untuk nama ilmiah adalah Anabas Testudineus, dengan family Anabantidae

Ikan asli dari Asia selatan yang tersebar hingga China ini, bisa mencapai panjang 25 cm dan hidup hingga kedalaman 5 m. Ikan betok usianya bisa mencapai 6 tahun dan termasuk omnivore. Status ikan termasuk indemik asli ikan indonesia.
Ikan paling gampang dipancing baik secara glosor dan pelampung gantung. Umpan yang disuguhkan pancinger adalah cacing, entung, cangkilung, remahan mie instan, laron, poa (sejenis rayap), perla (anak kecoa), jangkrik kecil dan belatung. Agar ikan ini ngumpul di spotnya lalu chuming (bom) pakai kroto. Bisa juga chumming pakai ulat bambu/cankilung potong-potong pakai cutter/silet,sekaligus dipakai buat umpan juga.
Ikan betok di rawa atau danau, mereka sukanya tinggal di bawah tumbuh-tumbuhan air seperti enceng gondok atau kapu-kapu, di daerah yang tidak terlalu dalam. Tempat favorite ikan itu jika mancing dari pinggir danau adalah lokasi yang banyak tumbuhan airnya atau ada semak-semak yang menjorok ke atas ai. Nah dilokasi itu umpan cacing dan mata kail yang kecil saja digemari ikan betook. Caranya cacingnya dipasang secara panjang, melambai-lambai. Lalu memancingnya di gantung dengan pelampung. Ikan betok agresif sama umpan bergerak. Kalau ikan betok main di pinggir begini biasanya ada sepasang, dan sangat agresif kalau ada yang mendekati sarangnya. Jadi mancingnya dilempar saja dan d gerak-gerakan sedikit umpannya pasti langsung nyamber. Tapi kalau di satu spot setelah dapat 2 ekor terpancing pindahlah ke spot semak-semak yang lain lagi, karena ikan betok yang lain jarang yang mendekati sarang yg lain.
Menurut pancinger ikan betok bahwa ikan ini baru meninggalkan sarangnya kalau sudah sore menjelang maghrib, atau kalau panas kemudian hujan dan panas. Untuk mensiasati hal ini anda bisa mancing glosor dengan timah bawah dengan pelampung, isi 2 atau 3 kail, pakai umpan cacing yang bergerak dan pelet amis untuk baunya sebagai bom.***disarikan oleh tim bm.

Comments

comments

Comments are closed.